:: mey.muuZiyc ::

All about bondan prakoso & fade 2 black



Mengapa Bondan Prakoso & Fade2Black?
Ini adalah proyek musik kolaborasi antara musisi, bernama Bondan Prakoso dan grup hiphop Rap, Fade2Black; para anggota Titz, Santoz, Lezzano.

Pada awal tahun 2002, Bondan Prakoso yang juga dikenal oleh masyarakat sebagai pemain bass berbakat besar, yang juga mantan pemain bas dalam band bernama Stream Funk Funky Kopral, dan Tito alias Titz yang dikenal sebagai rapper dan kelompok disebut Fade2Black, sering berbagi pemikiran dan gagasan mereka kepada setiap orang lain tentang musik. Mereka berdua datang dari latar belakang yang berbeda dari musik, Bondan Prakoso lebih mungkin di Funk dan Rock musik dan Titz di Rap / Hiphop. Ini pasangan dari 2 kampus Fakultas Budaya dan Humaniora, deepin 'dalam sastra Belanda, adalah teman-teman di kampus Universitas Indonesia, Depok.

Pada akhir 2003, karena kebutuhan dan keinginan dalam mengakui musik semakin lebih matang, lebih dalam dan kebebasan dalam menciptakan seni ini, Bondan Prakoso memutuskan untuk melangkah lebih jauh ketika ia memutuskan untuk pensiun dari band mereka sebelumnya, Funky Kopral.

2004 adalah tahun di mana Bondan datang dengan sebuah ide untuk menggabungkan suatu jenis musik yang berbeda dan menggabungkan mereka dalam bentuk paket baru musik, seperti pada pertengahan tahun, ia telah meminta Titz untuk bergabung dalam proyek musik. Titz berpikir bahwa akan lebih kuat dengan kelompoknya bergabung masuk

Situasi menjadi semakin varietas dan lebih berwarna-warni sebagai Bondan disetujui untuk melibatkan grup Hiphop ini dari Bogor, Fade2Black, dalam proyek ini. Alih-alih hanya 1 rapper, proyek musik ini menggabungkan 3 rapper, Titz, Santoz dan Lezzano.

Fade2BlackBy akhir 2004, mereka mulai melangkah lebih jauh dengan proyek ini dan menciptakan berbagai jenis musik sedikit pun sentuhan Rap, Rock, Funk sebagai elemen. Bondan Prakoso bertanggung jawab untuk instrumen musik, memutar, dan mengatur, sementara fade2Black mendapatkan lebih dekat dengan liriknya.

Proses mengambil hanya 4 bulan untuk menyelesaikan dan pada bulan Agustus 2005, mereka 1 album dengan judul "MENGHORMATI" dirilis di bawah Sony BMG Music Indonesia. Sejak itu, album yang berisi tidak hanya 1 jenis musik, tetapi banyak jenis musik dengan rap sebagai vokal dasar, oleh TITZ, SANTOZ LEZZANO, sedangkan di lagu-lagu lain juga bergabung BONDAN pada vokal dalam bernyanyi.

Dengan sepotong seni, mereka berhasil menerima kontribusi dan penghargaan, seperti:

- MTV Indonesia Exclusive seniman pada bulan November, 2005
- MTV Advance Warning penghargaan pada bulan November, 2005
- Indonesian Music Award 2006, sebagai yang terbaik produksi album Rap.

Sekarang tahun 2008, mereka siap untuk memecahkan Industri Musik Indonesia dengan mereka yang lebih keras, impulsif, bentuk musik yang inovatif. Dengan album baru mereka yang terbaru, bernama PERSATUAN, dan dengan satu terobosan mereka memukul, Keroncong PROTOL.

Dengan debut baru ini dari album kedua mereka, mereka telah memenangkan Indonesian Music Award 2008 untuk kedua kalinya berturut-turut untuk album Rap terbaik Produksi.
Memasuki Akhir Tahun 2007 Bondan Prakoso & Fade2Black tetap gencar melakukan Promo Album dibeberapa Stasiun Radio Di Indonesia, Alhamdullilah Promo Radio Lancar N’ Banyak sekali Penggemar yang antusia dengan Kehadiran dari Album Terbaru Bondan Prakoso & Fade2Black ber tajuk “UNITY”

Hadirnya Bondan Prakoso & Fade2Black di Album Kolaborasi kedua ini, secara tidak langsunng ingin menunjukan Eksistensi mereka didunia tarik suara kepada masyarakat pencinta musik Indonesia, bahwa musik mereka memang beda dari yang lainnya, tidak asal ikut-ikutan saja.. istilah lain mengekor.. mereka berani melawan arus demi sebuah prinsip bermusik A.K.A Idialisme.

Sebuah jenis musik tradisionil bernama kroncong ala Gesang di usung oleh mereka dengan perpaduan Rock N’ Hip Hop ala Bondan Prakoso & Fade2Black.. sudah bisa dibayangkan tentunya.. wal hasil “Kroncong Protol” pun jadi kehadiran kita, sungguh sangat memuaskan penggemar.. so guys.. Bondan Prakoso & Fade2Black sudah selayaknya diberikan penghargaan yang pantas untuk hal yang satu itu.

Sebagai titipan, bila Anda mencin*** musik Indonesia belilah yang Asli tampa harus membeli yang bajakan.. murah memang akan tetapi merusak tatanan dunia musik di Indonesia. Terima kasih banyak untuk mereka yang selalu menghargai para musisinya.

Bravo Musik Indonesia.

Genre: NON GENRE!!! blend of hip hop, heavy metal, keroncong, cha-cha, Jazz, Lounge, Ballads and funk
Record label: SonyBMG music enter***ment Indonesia
General manager: Mr. Blend Rock

Bondan Prakoso a.k.a Mr. B --Bassist, Programmer, Arranger, Vocalist
Tito Budidwinanto a.k.a TitzG --Rapper, Human Beatbox-:
Ardaninggar Nazir a.k.a Santoz --Rapper:
Danial Rajab Fahreza a.k.a Lezano --Rapper:


All about J-Rocks


Iman adalah leader dari band ini jauh sebelum ada J-Rocks, dia pernah gabung bareng Funky Kopral (sekarang Funkop) di tahun 2001 sebagai gitaris additional tetap, dan saat di Funky Kopral Iman ketemu ama Sony yang kala itu ikutan audisi gitaris yang diadakan Funky Kopral dan ajak punya ajak Sony diajakin Iman buat bikin band aliran Jepangan, sebelumnya Iman telah bareng ma Wima yang emang mereka dah ngeband sedari SMA, dan gayung bersambut Sony pun mau gabung dengan bonus temennya Anton sebagai penggebuk drum set, karena nyari tukang nyanyi gak dapet-dapet maka ya udah lah Iman saja yang tukang nyanyi, maka jadilah sebuah band bernama J-Rockstar pada sekitaran tahun 2003.
Aksi J-Rockstar pun berlanjut dengan iseng-iseng ikotan kontes musik Nescafe, dan malah jadi juwaranya, Good Job Dude!!! gak cuman itu saja Aquarius Musikindo tertarik sama mereka dan mengontrak mereka tuk bikin album akhirnya band ini kemudian dikenal dengan nama J-Rocks saja, dan album pertama mereka “Topeng Sahabat” cukup sukses di pasaran dengan hit seperti “Lepaskan Diriku”, “Ceria”, dan “Berharap kau Kembali”. Aliran seperti mereka belum ada kala itu, berarti dengan kemunculan mereka lebih memperkaya khasanah musik Indonesia, wah jadi trendsetter neh.

Tentang album kedua J-Rocks “Spirit”
Album kedua mereka baru saja lansir bertajuk “Spirit”, makin menegaskan bahwa bandini gak cuman numpang lewat saja, simak saja lagu “Kau Curi Lagi”, lagu ini dimainkan duet bareng Prisa, seorang cewek pendatang baru yang sebentar lagi punya album sendiri, kemudian “Cobalah Kau Mengerti” yang cukup catchy dan easy Listening banget ngepop lagi, atau “Juwita Hati” nah kalau ini lebih ngagetin karena berirama Jazz Blues, tapi yang paling bikin ngeh” adalah lagu “Tersesal”, dalam lagu ini olahan vokalnya berat banget, naik turun dengan suara Falsetto panjang dengan vibrasi di ujung nada, khas lagu Jepang dan Iman sepertinya berhasil membawakannya dengan sangat bagus, dan yang paling unik musiknya beraransemen Rock Opera, dan kebayang kan rumitnya, sederet lagu tadi mengartikan bahwa band ini memang memiliki kemampuan yang lebar, baik dalam beraliran, skill musikalitas maupun komersialitas, well bagi kalian yang belon punya albumnya langsung saja beli gak bakal rugi deh, tapi ingat jangan yang bajakan!!!

Tentang musik Jepang
Iman adalah seorang pecandu Jepang yang parah, jauh sebelum J-Rocks lahir, atau sejak SMP dia sudah punya konsep ngeband aliran Jepang, dan gak cuman itu saja lagu-lagu di album 1 dan 2 J-Rocks ternyata ada yang sudah diciptakannya di bangku SMP, maksa banget neh bocah?
Menurut Iman musik Jepang tidak seperti apa yang orang pandang selama ini dia melihat musik Jepang adalah sesuatu yang sangat luas dimana banyak genre musik tercampur aduk di Jepang sono, dan hanya terpisahkan oleh soal bahasa saja selebihnya musik Jepang adalah sesuatu yang universal bukan yang itu-itu saja (macem Laruku, X-Japan, Ayumi ), makanya di album J-Rocks nuansanya gado-gado gak cuman sempit satu macem musik saja, bener juga lo Man.

Tentang musik J-Rocks kedepan
Pada album Spirit, lagu-lagunya lebih soft daripada yang pertama disamping mungkin market lebih mudah menerima yang beginian, Iman ngaku kalo itu semua karena “lagi pengen” saja dan mungkin buat album ke 3 kelak J-Rocks bisa saja kembali ngerock abis atau bahkan ganti musik ajeb-ajeb geleng-geleng,tapi yang pasti apapun itu kesemuanya harus berasal dari semangat bermusik yang jujur.